Feeds:
Artikel
Komentar

Archive for Juni 19th, 2010

Masih demam piala dunia 😉 dan hampir demam secara harafiah, karna sang hujan slalu ingin maen dengan saya. Padahal waktu si ujan ngajak maen saya males-malesan, tapi akhirnya tergoda juga akhirnya maen ujan deh !! (ngga’ jelass sumpah :P)

Lagi (diusahain) bisa nonton semua pertandingan world cup (waktu nulis ini sambil nonton Jerman vs Serbia, seruu !! sayang streaming-an, channel TV lokal yang nyiarin blom ada lagi di kota ini 😦 )

Banyak bahasa afrika yang terdengar lucu akhir-akhir ini akrab di telinga, seperti jabulani – bola resmi piala dunia yang kabarnya dikeluhkan para kiper (kabarnya karna servisnya ngga’ memuaskan kali yaa :P) ini namanya terdengar unik. Vuvuzela – terompet yang menghasilkan suara bising yang konon membuat pemain berkurang konsentrasinya ini juga punya sense bahasa rada unik.  Satu lagi yang buat saya geli-geli itu salah satu lirik soundtrack world cup yang dinyanyiin Shakira

~ Tsamina mina eh eh Waka Waka eh eh

Tsamina mina zangalewa Anawa aa This time for Africa ~

Hehehe, lucu pengucapannya tapi catchy abiss pas di dengerin via suara sexy nya Shakira 😛 (lebih ke orangnya apa suaranya ya yang sexy?? hihi)

.

Intro di atas itu memaparkan sebagian kecil dari kebudayaan.

So, apa sih budaya itu??

Tadi saya tanya mbah google, tersebut bahwa Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaianbangunan, dan karya seni.

Jika diperhatikan baik-baik, maka tidak akan ada habisnya berbicara mengenai budaya di negara ini. Indonesia kaya sekali akan kultur, tiap daerah pasti memiliki beberapa kebudayaan yang unik. Jadi inget waktu SD, lumayan kenyang menghafal (minimal tau) pengetahuan sosial tentang berbagai tarian daerah, senjata khas, pakaian adat, upacara dan tradisi daerah dan banyak lainnya 😀

Wah, beneran deh ini kalau mo cerita pastinya ngalor-ngidul kita mengkhayal jauh 😛 (saya flashback terus ni keinget banyak hal dari dulu sampai sekarang, pastinya yang ada hubungannya dengan budaya).

Intinya sih Cuma pengen bilang supaya kita lebih menghargai budaya bangsa kita, mengingatkan diri sendiri dan mengajak teman-teman untuk beramal sholeh (loh?!), hehe maksud saya menjaga budaya Indonesia, minimal yang kita tau dan yang bisa kita terapkan 🙂

.

Oh iya, kemaren iseng ikutan writing contest di kaskus, Cuma skedar pengen share aja 😀 Abis posting kok ngerasa tulisannya sedikit banget, padahal yang mau diceritain kayaknya banyak deh,

Bercerita tentang perjalanan waktu ke Magelang, dan saya pikir ini termasuk wisata budaya juga, Borobudur yang pernah menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia dan tempat beribadat umat Hindu Budha (ralat dari lavagurl ^^), ngga’ mengherankan banyak juga turis lokal maupun mancanegara yang mengunjungi, labelnya ‘wonder of the world’ gitu 😀

http://www.kaskus.us/showpost.php?p=228563896&postcount=2920

.

satu lagi, kemaren saya (kami sebenernya) ikutan acara yang diadain Hima kampus. Bertajuk Elektroside, ajang anak elektro mengekspresikan seni tanpa kesetrum, haha (soalnya biasanya kita-kita ungkapin seni pas di lab praktikum, buat rangkaian dengan kabel jumper menjuntai indah dan bikin mumet :P)

ada photography, band, dance, design grafis, dan lain-lain. Anyway, kami ikutan perform band yang sebetulnya bisa sekalian jadi sexy dancer ( haha, ya ngga’ lah 😀 ). Nah lagu yang kami bawain tuh ada unsur budayanya loh, dikit sih 😛

Lagu Malam minggu ke bioskop-nya Benyamin S kita bawain, selain musik itu memang salah satu seni ekspresi budaya, ada juga bahasanya itu loh kan betawi abissss.  Secara ngga’ langsung ikut melestarikan tuh (ya ngga’ sih ?? hehe). Kalau disuruh ngomong betawian juga bisa faseh deh (sotoy banget dah, padahal palingan smua huruf vokal di belakang diganti huruf e, – mangkenye, supaye, oke aje, kate siape, elaa elaa e  e  e  e . . .  😛  )

By the way, saya suka band-band lokal indie purwokerto, bagus-bagus, meski banyak alirannya itu modern tapi ada juga yang bisa mengkolaborasikan dengan budaya lokal. Saluttt !!

.

So, sudahkah kita ikut andil melestarikan budaya yang ada di Indonesia?

Tidak hanya bisa ribut dan memprovokatori saat budaya itu diklaim oleh negara lain?!

.

~ Lestarikan Wisata Budaya Indonesia ~

Read Full Post »